Rabu, 21 Juni 2017

14 Ramadhan 1438 H


Sepertinya berlapang hati
Sesungguhnya berkalung congkak diri
Berharap hamparan kagum penuh puji

     Jagat raya terpesona?
     Tidak!!
     Sadarilah zig zag masa

Seolah santun merendah suara
Menutupi sulur bersalut diraja
Berbayar pengakuan berbalik fakta

     Seantero dunia mengakui?
     Tidak!!
     Ingatlah ketidakabadian bumi

Terlihat anggun merunduk
Sekedar mencatatkan citra berundak
Untuk decak kagum memoles retak

     Alam semesta terpedaya?
     Tidak!!
     Ingatlah kepada Sang Maha Kuasa

     Hanya Dia Pemilik Hidup
     Jangan pongah mengelabui Hidup





Senin, 19 Juni 2017

13 Ramadhan 1438 H


Aku sengaja menjauh
Engkau sabar mendekat

Aku berpura-pura merapat
Engkau sambut dengan hangat

Aku setengah hati meminta,
Engkau kabulkan melebihi asaku

Aku sesekali mendatangi panggilanMu
Engkau penuhi aku dengan kasihMu

Tak terperi seringnya aku melupakanMu
Tak terbatas waktu Kau mengingatku

Ya Allah pemilik ampunan tertinggi
Tundukkan tinggi hatiku
Tundukkan meraja rasaku
Tundukkan angkuh durjanaku
Bimbing aku istiqomah di jalan Mu

Aamiin

12 Ramadhan 1438 H


Ramadhan berpenuh hikmah...
Jangankan bermaslahat kepada sesama umat
Panca indra ini terasing dari muhasabah diri

Ramadhan terperangah bersedih
Saat malam 1000 bulan dinafikkan
Tersingkir pendewaan fana duniawi

Apakah Ramadhan akan berseru...
Disaat penjernihan refleksi ketaqwaan
Dimana kau tempatkan Tuhanmu?!

Bagaimana kesaksian Ramadhan...
Pada sidang introspeksi keimanan
Siapa yang kau per Tuhan kan?!

Rabu, 14 Juni 2017

11 Ramadhan 1438 H

Sahurku adalah hangatnya susu coklat
Dan aneka santapan lezat
....silahkan pilih
Namun terasa asing bersalut semu

Sahurnya adalah seteguk air tawar
Dan remahan makanan sisa
.....tanpa pilihan
Namun terlihat nikmat berbaur syukur

Aku mengakhiri puasa
Dari cafe ke cafe
Canda tawa berderai riuh
Hingga tersita waktu tanpa bersujud

Dia berbuka puasa
Dari mesjid ke mesjid
Sejenak rehat dari perjuangan hari ini
Lalu bersujud khidmat pada Sang Khalik

Aku tak sabar melirik almanak
Kapan kungkungan Ramadhan berakhir?
Sepanjang hari ku kejar duniawi
Demi pentas di hari raya

Dan dia tersedu tak kuasa menahan hari
Agar Ramadhan jangan berlalu
Siang dan malam bertajuk ibadah
Berharap kembali fitri lahir batin

Wahai Ramadhan...
Apa yang kutakzimkan tentangmu?
Mengapa begitu mudah aku berpaling

Wahai tamu agung setahun sekali
Akankah aku seperti dia?

Rukiyah aku ya Pemilik Ramadhan

Sabtu, 10 Juni 2017

10 Ramadhan 1438 H


Sepanjang waktu aku dingatkan....
Perbanyak infak & sedekah
Santuni & sayangi yatim piatu
Lembutlah hati terhadap kaum dhuafa

Sepanjang waktu aku menyadarkan diri...
Takkan miskin jika kurutinkan
Takkan merugi jika kuamalkan
Takkan mudarat jika kuniatkan ibadah

Sepanjang waktu ku bermunajat ya Allah
Pisahkan aku dari mubajir
Jauhkan aku dari takabur
Hindarkan aku dari riya

Semua adalah milik Mu ya Allah
Aku hanyalah pengemban amanat yang butuh petunjuk dan tuntunanMu

9 Ramadhan 1438 H


Umroh di saat Ramadhan
Berkhayalpun aku sungkan
Tapi di waktu Mu
Takdirku telah tertulis
Allahuakbar...

Berada ditengah jamaah masjid Nabawi
Kupikir serupa menulis di lembar angin
Tapi senyummu membawaku kesana
Tiada yang tak mungkin bagiMu ya Allah
Kun fayakun...

Larut dilautan jamaah masjidil Haram
Serupa harapan sulit terwujud
Tapi Kau mudahkan kupenuhi undanganMu
Lahaulawalaquataillabillah.. 

Kuhiduphidupkan nikmatnya ramadhan seperti di tanah suciMu
Kurapateratkan Imanku 
seperti takzim yang menggetarkan sukma menatap Kabah

Kubasuh lisan dan jiwaku dengan zikir
Menahan rindu menahun bermunajad langsung di tanah tanah suci Mu

Ya Allah dengan segala khilafku
Mohon Kau terima ibadah umroh ramadhanku

Aamiin

8 Ramadhan 1438


Mengapa kuacuhkan seruan adzan?!
Lalu tergesa sholat di penghujung waktu

Mengapa kulewatkan tadarus?!
Kuikuti godaan kantuk hingga terlelap

Mengapa kutunda taraweh?!
Berdalih demi khusyuk di 1/3 malam terakhir

Mengapa kulepaskan sahur?!
Padahal berkah berlimpah Dia janjikan

Apa yang kupahami tentang Ramadhan?
Jika aku yang sekarang identik dengan aku sebelum Ramadhan

Bagaimana kuraih kemenangan?!
Jika ibadah Ramadhanku carut marut
Akankah Ramadhan tahun depan merindukan aku.....

Astagfirullah